Aston Villa, Klub Liga Inggris Dengan Sejarah Panjang

Jika mendengar nama Aston Villa, Anda pasti sudah langsung meremehkan klub ini. Sempat meramaikan Premier League(divisi utama), Aston Villa kini tengah berjuang di divisi Championship (divisi 1 liga Inggris). Namun siapa kira klub liga inggris ini memiliki sejarah yang sangatlah panjang.

Aston Villa Football Club yang dijuluki The Villa, The Villans dan juga The Lions ini adalah klub yang bermarkas di Villa Park, Birmingham City, Inggris. Klub ini merupakan salah satu pendiri dFootball League di tahun 1888 dan juga liga utama tahun 1992. Klub ini berdiri sejak tahun 1874 dan bermarkas di Villa Park sejak tahun 1897.

Track Record Aston Villa Di Liga Inggris.

Sebagai salah satu klub pendiri Football League, Aston Villa langsung tancap gas dan bisa meraih  di Football League. Lima gelar dalam 7 musim berhasil mereka bawa.

Kejayaan Aston Villa di dapatkan saat awal-awal abad ke-20. Enam trofi Liga Inggris berhasil mereka boyong ke Villa Park. Berjaya sampai tahun 1910, Aston Villa baru bisa kembali meraih juara Liga Inggris pada tahun 1980-81, dan ditambah gelar Piala Champions di musim berikutnya 1981-82.

Aston Villa, Klub Liga Inggris Dengan Sejarah Panjang

Tahun 1971, Aston Villa mengalami masa-masa terburuk. Mereka harus menelan pil pahit karena terdegradasi di Divisi Tiga Liga Inggris dan baru bisa kembali meraih gelar juara liga setelah 10 tahun di masa Ron Saunders menjadi manager.

Tahun 1982 di bawah Tony Barton, Aston Villa bahkan berhasil meraih gelar juara UEFA Championship League (Liga Champion). Setahun kemudian mereka juga berhasil memenangkan Piala Super Eropa. Aston Villa bahkan di nobatkan sebagai 1 dari 4 klub asal Inggris yang berhasil menjuarai Piala Super Eropa ini.

Sayangnya di tahun 1987 Aston Villa kembali merasakan didegradasi dari liga utama namun semusim kemudian mereka kembali lagi ke liga utama. Pada tahun 1993 di bawah tangan dingin Ron Atkinson, Aston Villa berhasil meraih kesuksesan lagi dengan menjadi runner-up Liga Inggris dan juga memenangkan Piala Liga (Menang dari Manchester United – 1994 dan Menang dari Leeds United – 1996).

Selepas itu, Aston Villa cukup kesulitan untuk bersaing di papan atas Liga Premiere. Aston Villa hanya mentok sebagai klub medioker. Namun bukan berarti Aston Villa kemudian diremehkan. Banyak klub-klub besar yang harus menelan pil pahit setiap kali bertemu dengan klub asal Birmingham ini.

Dibawah asuhan Martin O’Neill (2006), Aston Villa menjadi sangat kompetitif di Liga Premiere. O’Neill bahkan mendapat pujian karena dirinya yang banyak menggunakan pemain-pemain asli dari Inggris Raya. Tak heran banyak pemain nasional Inggris yang berasal dari Aston Villa. Namun pada tahun 2010 O’Neill mengundurkan diri.

Aston Villa cukup bekerja keras untuk bertahan dengan kompetisi di Liga Premier. Musim 2016/2017 adalah pil pahit kesekian yang harus ditelan Aston Villa. Menempati posisi buncit, Aston Villa kemudian harus turun kasta dan bermain di Divisi Championship.

Di Divisi Championship Aston Villa bahkan harus berjuang keras. Aston Villa terseok-seok di papan bawah dan masih berjuang untuk terus memperbaiki peringkat.

Sejarah hilangnya trofi Piala FA.

Ada suatu sejarah unik yang pernah dialami oleh Aston Villa. Pada musim 1886/1887 Aston Villa berjuang keras hingga akhirnya bisa meraih trofi uatama piala FA. Bahkan ini adalah trofi utama pertama yang berhasil didapatkan oleh Aston Villa.

Aston Villa berhasil meraih trofi piala FA ini setelah menjungkalkan West Bromwich Albion melalui gol cepat dari Bob Chatt. Baru 30 detik pertandingan berjalan, Bob Chatt langsung membuat pergerakan yang menciptakan gol. Crystal Palace National Sport kala itu kemudian riuh dengan suara sorak sorai supporter Aston Villa.

Bermula dari serangan cepat dengan umpan-umpan panjang, John Devey salah satu penyerang Aston Villa mengirimkan umpan panjang kepada Dennis Hodgetts. Dari sisi kiri Dennis Hodgetts menerobos. Di kotak pinalty, Hodgetts melihat suatu celah dimana Charlie Attersmith dan Bob Chatt sedang berlari kearah gawang. agen sbobet terpercaya

Umpan silangnya berhasil mengecoh para pemain belakang West Brom. Bob Chatt kala itu berada pada posisi yang sangat pas dan ideal. Umpan silang dari Hodgetts kemudian disambut dengan tendangan yang tak mampu dibendung oleh Joe Reader (kiper West Brom kala itu).

Skor 1-0 berkat gol dari Bob Chatt ini bertahan hingga pertandingan berakhir. Dengan ini akhirnya Aston Villa berhasil meraih juara piala FA untuk pertama kalinya untuk piala FA 1894-1895.

Selaiknya juara pada umumnya, seluruh squat tim Aston Villa beserta trofi FA yang berhasil mereka raih dipamerkan pada para pendukungnya. Setelah pesta kemenangan diharapan para pendukungnya, malam harinya trofi FA tadi ditempatkan di suatu tempat khusus di toko olahraga milik William Shillcock dimana lokasinya dekat dengan Villa Park, markas Aston Villa.

Suatu hari, tak disangka trofi FA yang sudah ditempatkan secara spesial tiba-tiba hilang. tersebut hilang. Pihak klub tentu saja sangat panik sang pemilik toko olahraga tadi juga kelimpungan dengan kehilangan ini. Tak hanya trofi yang dicuri, sejumlah uang yang disimpan di toko juga hilang.

Pencarian mulai di kerahkan. Untuk orang yang berhasil menemukan bahkan akan diberi imbalan hingga 10 pounds dimana nilai 10 pounds dimasa itu (1895) cukup besar. Pihak polisi yang ikut menyelidiki pun tidak mampu menemukan trofi piala FA ini.

Akibat hilangnya trofi piala FA yang berharga ini, Federasi sepak bola Inggris (FA) kemudian memberikan denda pada Aston Villa atas kelalaiannya menjaga trofi piala FA. Alhasil Aston Villa harus didenda 25 pounds.

Aston Villa kemudian berinisiatif membuat trofi tiruan dan memesan dari Howard Vaughton, seorang pengrajin perak yang merupakan mantan pemain mereka.

Sejarah hilangnya trofi Piala FA

Setelah 63 tahun berlalu, seorang kakek tua (83 tahun) bernama Harry Burge tiba-tiba mengakui bahwa dirinyalah yang mencuri trofi piala FA dari Aston Villa. Dia mengakui bahwa trofi tersebut dia gunakan sebagai bahan baku membuat koin tiruan yang dia produksi sendiri.

Masih belum diketahui kebenaran mengenai hal ini. Hingga saat ini semuanya masih menjadi misteri.

Kepemilikan Aston Villa.

Aston Villa di tahun 1960-an Doug Ellis menjadi ketua sekaligus pemegang saham substansial dari klub Aston Villa F.C. sejak tahun 1968-1975. Pada tahun 1982- 2006 dirinya kemudian memegang saham mayoritas klub asal Birmingham ini.

Pada tanggal 14 Agustus 2006, Randy Lerner selaku pemilik klub NFL, Cleveland Browns, mencapai suatu persetujuan untuk membeli Aston Villa. Dengan 62,6 juta pounds, dirinya akhirnya menjadi pemilik resmi klub dan mengangkat dirinya sendiri sebagai ketua klub.

Pada Mei 2014, Lerner akhirnya kembali menjual kepemilikan Aston Villa dengan harga kurang lebih 200 juta pounds. Akhirnya pada tahun 2016 tanggal 18 Mei, Lerner menyerahkan Aston Villa pada pembisnis Tiongkok bermana Xia Jiantong dengan kesepakatan pelunasan akan dilakukan pada 14 Juni 2016.

Nama Aston Villa bisa jadi tidak sebesar MU, Liverpool, atau Arsenal. Namun tidak ada yang mempu menghapus Aston Villa sebagai klub liga Inggris yang cukup sukses sepanjang sejarah liga Inggris.