10 Tempat Pelatihan Sepakbola Ini Berhasil Mengasah Pemain Menjadi Bintang

Para pemain bintang memiliki bakat dan ketrampilan sejak dari masa kecilnya. Yang kemudian berkembang karena terus diasah melalui pembinaan yang ketat dari klub atau akademi. Akademi merupakan tempat khusus untuk pelatihan para pemain sepakbola berbakat dari usia dini yang dirancang sebagai pemasok tim masa depan sebuah klub. Namun tak jarang para lulusan akademi itu juga menjadi lahan bisnis potensial untuk bursa transfer di liga-liga besar.

10-Tempat-Pelatihan-Sepakbola-Ini-Berhasil-Mengasah-Pemain-Menjadi-Bintang

Lazimnya, sebuah klub besar pasti memiliki akademi khusus yang membina para pemain mudanya untuk diprospek di masa mendatang. Perkembangannya agak berbeda meski tetap mengelola dan memupuk para pemain muda di akademi tersebut. Lebih banyak klub yang mengincar para pemain muda berbakat dan tinggal dipoles sedikit untuk langsung main di tim utama.

Bagaimanapun juga, kehadiran akademi di sebuah klub sangat penting. Sebagai tempat pelatihan yang berhasil mengasah sebagian pemainnya menjadi bintang di masa depan. Ketersediaan fasilitas yang lengkap, para pelatih, dan atmosfir yang tercipta di dalam akademi itu merupakan nilai-nilai yang tak tergantikan dibandingkan dengan para pemain muda berbakat yang bukan jebolan dari tempat formal itu. Nah, setidaknya ada 10 tempat pelatihan sepakbola yang sampai hari ini tercatat berhasil mengasah para didikannya menjadi pemain bintang. Inilah sepuluh tempat tersebut:

La Masia

Selama sepuluh tahun lebih, akademi ini termasyhur berkat didikannya yang ekstra keras dan telah menghasilkan banyak pemain terbaiknya. Tak heran kalau akademi yang dimiliki oleh Barcelona ini juga mempunyai julukan “The Farmhouse”, alias lahan pencipta para pemain berkualitas.

Sosok Messi dianggap perwujudan karakteristik pendidikan sepakbola di La Masia. Tak aneh kalau ia kerap disebut oleh publik sebagai perwakilan La Masia dari teknik dan filosifis. Di samping Messi, masih banyak pemain lain yang merupakan hasil didikan asli dari La Masia seperti Gerard Pique, Cesc Fabregas, Iniesta, Xavi, Puyol, dan sebagainya.

Manchester United Academy

Sudah menjadi semacam tradisi dari akademi kepunyaan MU ini untuk melahirkan generasi-generasi masa depan berbakat. Suksesnya pencapaian akademi ini tak lepas dari urun tangan Alex Ferguson. Ia memang dikenal sebagai sosok pelatih yang sangat percaya pada kemampuan tim mudanya. Hasilnya adalah gebrakan luar biasa di masa-masa kejayaan MU selama ditangani oleh Fergie.

Satu lulusan angkatan yang terkenal dan fenomenal adalah Class of ’92. Racikan Fergie adalah perpaduan antara para jebolan akademi angkatan itu dengan sejumlah pemain baru yang dibelinya dari klub-klub lain. Prestasi puncaknya terjadi pada tahun 2009 saat MU berhasil mengoleksi tiga gelar juara bergengsi di dunia.

Sporting Academy Alochete

Akhir tahun 80-an, akademi ini mencetak seorang Luis Figo. Dan nama lain yang dicetak oleh akademi di generasi berikutnya adalah Christiano Ronaldo. Akademi in memang menjadi semacam pusat pelatihan para pemain berbakat di Portugal.

Pelatihan-Sepak-Bola-Dunia

Clairefontaine

Akademi ini resmi di bawah naungan Federasi Sepakbola Perancis. Sampai saat ini pun menjadi tumpuan untuk pencarian dan pengembangan bibit-bibit muda berbakat. Nama-nama yang telah dilahirkan oleh akademi ini antara lain adalah Nicholas Anelka, William Gallas, Louis Saha, dan sebagainya.

Santos

Santos adalah sebuah akademi yang seolah-olah tak pernah kesulitan melacak bibit-bibit berbakat di Amerika Latin. Sudah banyak pemain bintang yang dibesarkan dalam didikan Akademi Santos. Sebut saja beberapa nama seperti Neymar, Ganso, Giovani, Leo, Robinho, Juary, Pita, hingga Pele.

Mungkin saja tak banyak yang mengenal atau mendengar nama Santos. Karena selain sebagai klub, akademinya seringkali bersifat sebagai penyetor para pemain berbakat ke Eropa. Banyak didikannya yang meninggalkan Santos demi masa depan yang lebih baik. Namun itu adalah kondisi yang selalu wajar dan bisa dimaklumi. Sampai hari ini pun demikian, melalui pencarian bakat tanpa henti dari akademi ini di zona Amerika Latin. (Baca: Pengen tahu berapa penghasilan pemain sepakbola yang biasa dengan mereka yang mega bintang? Click here)

Castilla

Akademi milik Real Madrid ini juga salah satu yang terbaik di dunia. Nyaris semua lulusannya punya kualitas di atas rata-rata. Sayangnya, banyak yang akhirnya tak terpakai karena kebiasaan Real Madrid berbelanja para pemain bintang dari luar klub. Mungkin saja ada perhitungan bisnis di sini, mengingat reputasi klub yang dikenal sebagai tim bertaburan bintang. Sehingga lulusan akademinya justru diekspor ke klub-klub lain meski ada juga sebagian yang mencicipi peran di tim utama.

Sejumlah alumni dari Castilla yang dikenal punya reputasi sebagai pemain bintang adalah Soldado, Raul, Juan Mata, Javi Garcia, Guti, Canizares, Casillas, Benitez, Santiago, Arbeloa, dan masih banyak deretan nama yang terkenal di klub-klub lain.

The Academy of Football

Akademi ini milik West Ham. Ironisnya, banyak yang tak tahu atau lupa bahwa klub ini memiliki sebuah tempat pelatihan sepakbola yang luar biasa. Akademi ini didirikan sejak tahun 1950-an, dan menunjukkan potensi istimewa dari para didikannya. West Ham mungkin dianggap sebagai klub yang biasa-biasa saja atau malah tak begitu dipandang pada zaman sekarang. Namun reputasinya sangat melegenda yang salah satunya berkat binaan akademi dengan hasil para pemain muda di tim. Kebanyakan memang sudah langsung ditarik oleh klub lain dan meninggalkan West Ham. Tapi banyak orang pasti sudah tahu nama-nama tenar seperti Jermain Defoe, Glen Johnson, Joe Cole, Michael Carrick, Frank Lampard, atau Rio Ferdinand. Ya. Mereka semua adalah lulusan dari The Academy of Football.

Gremio

Gremio merupakan klub di Brasil dengan para alumni seperti Ailton, Gerson, Emerson, Lucio, Eduardo Costa, Lucas Leiva, Anderson, sampai Ronaldinho. Reputasinya sangat bagus di Brasil dan mendapatkan pengakuan resmi dari federasi sepakbola di sana.

Klub ini telah malang melintang di liga lokal dengan akademi yang turut mencetak para pemain luar biasa. Sudah dari sananya bahwa akademi ini memiliki kejelian untuk mengincar bibit-bibit baru yang tersebar di seantero jalanan Brasil dan sekitarnya. Meski pada akhirnya mereka banyak yang melanglang buana ke luar Amerika Latin, reputasi Gremio tetap diakui sampai hari ini.

El Semillero

Akademi ini kepunyaan dari sebuah klub bernama Argentinos Junior. Belum pernah mendengarnya? Tidak apa-apa, hal ini sudah biasa bagi sebuah klub kecil di Argentina atau jagad Amerika Latin. Tetapi akademi ini dikelola dengan sistem yang sangat disiplin dan cermat mengambil anak-anak muda berbakat di sana.

Kebanyakan yang sudah diasah oleh akademi ini akhirnya pindah ke klub lain seperti Boca Juniors atau River Plate. Dan setelah itu bisa ditebak karena sebagian besar melanjutkan karirnya ke panggung yang lebih besar. Nama-nama lulusan dari akademi ini telah menghiasi sejarah sepakbola modern seperti Batista, Redondo, dan tentu saja Maradona.

Arsenal Academy

Arsenal dengan akademinya ini sebenarnya tak bakal khawatir kehabisan stok pemain muda masa depan. Banyak lulusan terbaiknya seperti Tony Adams, Wilshere, dan Ashley Cole. Namun klubnya sendiri tampaknya lebih gemar berburu pemain baru di bursa transfer.